Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Hobi

6 Tips Agar Tanaman Buah Rajin Berbuah

Bagi yang memiliki pekarangan atau halaman rumah, tentu ingin memanfaatkannya untuk sejumlah hal dan aktivitas. Salah satunya mengisi pekarangan dengan tanaman buah. Pilihan ini muncul karena biasanya pemilik rumah ingin tanaman yang bisa menghasilkan atau bisa dipanen, yakni buah.  Banyak jenis tanaman buah yang bisa ditanam di pekarangan rumah, baik yang ditanam langsung di tanah maupun menggunakan pot. Kedua metode ini memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan, pemilik rumah tinggal menentukan mana yang terbaik. Setelah memilih jenis tanaman buah dan memeliharanya, tentu ingin segera tanaman buahnya menghasilkan. Tanaman buah memiliki masa tanam yang lebih lama daripada tanaman sayur. Waktu untuk memanen dari tanaman buah juga sudah pasti lebih lama, bisa sampai 5—7 bulan setelah bunganya mekar. Namun, tidak perlu berkecil hati. Ada pula tanaman buah yang waktu panennya tergolong singkat, terhitung mingguan setelah bunganya mekar. Selain melihat waktu panen rata-rata dari...

5 Tips Mengawinkan Hamster

Walaupun banyak yang beranggapan bahwa hamster mudah diternakkan, sebenarnya ada sejumlah hal yang harus dilakukan dan disiapkan bagi kamu yang ingin beternak hamster. Dengan begitu, hamster merasa nyaman selama proses perkawinan dan anakan yang dihasilkan tetap sehat. Setidaknya ada 5 hal yang relatif penting dalam mengawinkan hamster sebagai berikut. 1. Memilih Jenis Hamster yang Tepat Salah satu poin penting dalam mengawinkan hamster adalah jenis hamster. Pastikan hamster yang dikawinkan merupakan jenis yang sama. Misalnya, sesama hamster syrian atau sesama hamster roborovski. Perkawinan hamster beda jenis tidak direkomendasikan karena keturunan yang dihasilkan berisiko cacat, bahkan mati saat di kandungan atau dilahirkan. 2. Menentukan Umur Indukan Hamster Hamster yang akan dikawinkan harus memiliki umur yang cukup dan sudah matang kelamin, baik induk hamster jantan maupun betina. Setiap jenis hamster memiliki masa matang kelamin yang berbeda-beda. Hamster roborovski matang kelamin...

4 Jenis Hamster Paling Populer: Asal-usul, Ciri Fisik, dan Karakternya

Siapa yang tidak mengetahui hewan peliharaan satu ini?! Hamster, hewan menggemaskan yang mirip seperti tikus. Hewan satu ini sudah cukup populer di Indonesia. Namun, mungkin tidak banyak orang yang mengenal jenis-jenisnya dan karakternya. S elain jenisnya, perlu juga mengetahui karakternya, terutama bagi kamu memiliki anak kecil dan ingin memelihara hamster di rumah .  Secara umum, hanya ada 4 jenis hamster yang populer dipelihara di Indonesia . 1. Hamster Winter White Nenek moyang hamster ini pertama kali ditemukan di daerah Siberia, Manchuria, dan Kazakhstan pada tahun 1770 dengan nama hamster siberia. Alasan dinamakan winter white karena warna bulunya akan berubah setiap kali masuk musim dingin. Dari abu-abu gelap menjadi abu-abu terang, lalu menjadi putih.  Hamster winter white memiliki karakter yang jinak, tidak suka menggigit, dan lebih banyak diam. Karena itu, hamster jenis ini cocok dipelihara anak-anak. Varian hamster ini cukup banyak, seperti winter white normal, win...

4 Larva Serangga yang Digunakan Sebagai Pakan

Dalam satu siklus kehidupan, umumnya serangga memiliki fase berbentuk larva. Larva ini banyak dikenal dengan sebutan belatung, maggot, ataupun ulat. Beberapa jenis larva memiliki manfaat, terutama sebagai pakan ternak dan hewan hobi atau kesayangan. Ada empat jenis larva yang diketahui memiliki manfaat tersebut. 1. Ulat Hongkong Ulat hongkong merupakan larva dari serangga kumbang mealworm ( Tenebrio molitor ), spesies kumbang berwarna hitam. Serangga ini melewati empat tahap kehidupan dari telur, larva, kepompong, hingga kumbang dewasa. Larva biasanya berukuran sekitar 2,5 cm atau lebih. Siklus panen ulat hongkong sekitar 50 hari. Ulat hongkong memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga sangat bermanfaat sebagai pakan binatang peliharaan, seperti ikan louhan , burung kicauan, dan gecko. Harga ulat hongkong relatif terjangkau. Di marketplace, harganya berkisar dari Rp7.000-Rp10.000 setiap 50-100 gram pada bulan Juli 2021. 2. Ulat Jerman Ulat jerman merupakan larva dari kumbang...

6 Tips Agar Ayam Petarung Tumbuh Besar

Agar ayam petarung mampu bertarung, salah satunya adalah memiliki fisik yang besar dan kuat. Ada 6 tips untuk para breeder atau hobiis ayam petarung, agar bisa memiliki ayam petarung yang bertubuh besar, yakni ukuran 7-8. Kunci paling penting adalah kesabaran dan keuletan dalam memelihara ayam bangkok sejak anakan. Dari pemberian pakan, vitamin, kalsium, hingga pengkondisian agar pakan tidak terbuang percuma. Berikut ini 6 tips yang dimaksud.   1. Ukuran Indukan Ukuran indukan setidaknya satu tingkat di bawah ukuran anakan yang diinginkan. Jika menginginkan anakan berukuran 8, indukan harus berukuran minimum 7. Dengan merawat ayam secara intensif, akan diperoleh ukuran turunan ayam satu tingkat lebih besar daripada indukannya (pacek).   2. "Mencuri" Start Pada saat anakan berumur 0-3 minggu, proses pemeliharaan ayam harus dilakukan secara intensif agar tidak sakit dan cepat besar. Jika anakan ayam sakit, walaupun sudah sembuh, tetap diperlukan waktu seminggu untuk proses pemu...

Persiapan Melatih Ayam Aduan Menjadi Petarung Andal

  Sebelum dilatih, pilih ayam petarung yang sudah cukup umur, yakni di atas 6 bulan. Pada saat berumur 10 bulan biasanya ayam jantan sudah harus dipisahkan dari kelompok ayam agar tidak berkelahi dengan ayam jantan lainnya. Ayam bangkok yang akan dipersiapkan harus memiliki fisik dan kesehatan yang fit.  Selain itu, a pa saja yang perlu dilakukan untuk melatih ayam bangkok yang dimiliki agar mampu menjadi petarung atau aduan yang andal. Simak pemaparannya berikut ini. Menghilangkan Minyak atau Lemak pada Bulu Halus Pada umur 10 bulan, ayam bangkok sudah bisa dimandikan dan dijemur secara singkat. Setelah dua minggu, minyak atau lemak di bagian bulu halusnya perlu dihilangkan agar air mudah meresap saat dimandikan dan mudah menguap saat bertanding, sehingga ayam tidak kepanasan.  Caranya, mandikan ayam menggunakan larutan kapur sirih. Namun, hindari larutan tersebut dari kedua sayapnya dengan membungkus sayap menggunakan kantong plastik agar tidak rusak.  Menghilan...