Skip to main content

Channa Marulioides atau Channa Maru: Channa Red Barito, Channa Red Sampit, Channa Yellow Sentarum


Channa atau gabus hias merupakan ikan predator yang banyak diminati oleh hobiis ikan predator. Ada banyak jenis channa yang populer dipelihara banyak orang. Dari Channa asiatica, Channa andrao, Channa aurantimaculata, Channa barca, Channa bleheri, hingga Channa marulioides.

Seperti ikan hias lainnya, tren ikan Channa juga turun naik, walaupun banyak pula penggemar setianya. Salah satu jenis Channa yang sedang tren adalah Channa Red Barito dan Channa Yellow Sentarum. Kedua jenis channa ini termasuk ke dalam keluarga Channa marulioides. Lalu, apa itu Channa marulioides?

Channa marulioides atau maru termasuk channa yang berukuran tubuh besar, bahkan bisa mencapai lebih 1 meter, saat dewasa. Tubuhnya memiliki pola hitam putih menyerupai bunga, sehingga sering disebut toman bunga.

Gaya renangnya anggun dengan karakter lebih kalem dibandingkan dengan Channa micropeltes. Kebiasaan unik channa ini adalah memperhatikan terlebih dahulu mangsanya, tidak langsung disantap seperti kebiasaan gabus hias lainnya.

Dalam satu batch, form Channa maru bisa berbeda-beda saat dewasa, walaupun tidak terlalu mencolok. Channa marulioides sering dinamai maru biru, maru merah, atau maru kuning. Nama-nama tersebut sebenarnya hanya nama dagang atau penyebutan di kalangan hobiis. 

Di kalangan hobiis atau pun seller snakehead ini, dikenal pula nama dagang Channa Red Barito dan Channa Red Sampit yang diklaim banyak dicari oleh hobiis. Kedua channa ini bisa dibilang hampir sama secara fisik, hanya karakter dan lokasi habitat aslinya yang berbeda. Kedua channa ini memiliki warna kulit yang merah mencolok.  

Lalu, jenis Channa Maru Yellow Sentarum yang diperolehnya dari perairan Danau Sentarum Kalimantan Barat. Sesuai namanya, channa ini memiliki warna corak kekuningan.

Ada pula kerancuan atau pemahaman yang salah bahwa blue marulioides sama dengan Channa melanopetra atau menyebut Channa melanopetra sebagai varian dari Channa maru.

Channa maru berkembang biak dengan meletakkan telur-telur yang sudah dibuahinya di permukaan air. Karena itu, telurnya bisa dipindah ke akuarium lain untuk penetasan, tanpa perlu adanya indukan jantan dan betina.

Nama umum : Emperor snakehead

Ukuran maksimum : 6580 cm

Parameter air : Suhu 2228o C dan pH 67,5

Asal : Thailand selatan, Pahang, Semenanjung Malaysia, Kalimantan Timur, Samarinda, Bangka, Belitung, sungai di Sumatera bagian tenggara, lembah sungai Kapuas di Kalimantan bagian barat




 

Comments

Popular posts from this blog

6 Kursus atau Pelatihan Gratis dan Bersertifikat

Banyak orang yang membutuhkan tambahan skill baru untuk memperoleh pekerjaan, tetapi keterbatasan biaya menjadi salah satu hambatan. Dunia digital yang terus berkembang semakin mempermudah orang untuk mengakses informasi. Hal ini termasuk dengan berbagai kursus online. Saat ini banyak kursus online yang diselenggarakan secara gratis dan bisa memperoleh sertifikat. Bahkan, ada pula sertifikat yang bisa langsung ditambahkan ke akun Linkendin yang dimiliki. Namun, karena gratis, dibutuhkan kemauan dan kedisiplinan agar kursus bisa selesai dengan tuntas dan memperoleh sertifikat.  Berikut ini 6 kursus atau pelatihan yang gratis dan bisa memperoleh sertifikat. 1. Google Skillshop Di google skillshop ini, ada banyak pelatihan terkait dengan produk-produk yang dimiliki google. Dari Google Analytics, Google Ads, Google Admob, hingga Google Marketing Platform.  Setiap produk tersebut memiliki sertifikatnya sendiri. Dengan begitu, sebaiknya pilih salah satu produk yang diincar terlebih ...

3 Tips Memilih Sapi Bakalan Unggul

Setelah selesai hari raya Idul Adha dan semua ternak sapinya laku terjual, para peternak penggemukan sapi bisa kembali memulai usahanya dengan membeli bibit sapi potong. Agar proses penggemukan berjalan optimal, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah pemilihan sapi bakalan yang ingin digemukkan. Ada tiga tips yang dapat digunakan untuk memilih sapi bakalan unggul. 1. Memilih Jenis Sapi yang Tepat Ada banyak jenis sapi yang bisa kita temui. Setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangan, baik sapi lokal maupun impor. Potensi pertambahan bobot badannya pun berbeda-beda, tergantung pada garis keturunannya. Bibit sapi lokal memiliki harga yang relatif lebih murah, tetapi pertambahan bobotnya hanya beriksar 0,6-0,8 kg/hari. Sementara itu, pertambahan bobot sapi impor 1,5-2 kg/hari, tetapi harga bakalannya relatif lebih mahal. Karena itu, banyak disarankan menggunakan bakalan sapi hasil persilangan. Sapi hasil persilangan umumnya masih memiliki sifat unggul dari indukannya. Sayangnya,...